Dies Natalis ISI Yogyakarta yang ke-29 dilaksanakan mulai dari tanggal 23 s.d 31 Mei 2013 dengan tema “Penguatan Kompetensi Industri Kreatif“.

Tema “Penguatan Kompetensi Industri Kreatif” kami pilih dengan salah satu alasan, yaitu sebagai titik tolak untuk “bangkit” merengkuh dunia masa depan. Dua hal yang harus ditanamkan menjadi kesadaran seluruh sivitas akademikia ISI Yogyakarta, yakni “penguatan kompetensi” yang berarti menjadi manusia tangguh dalam bidang penciptaan, pengkajian, dan pengelolaan seni. “Industri kreatif” bermakna kreativitas dalam pusaran dan dinamika industri. Sosok yang tangguh dalam penciptaan, pemikiran, dan pengelolaan seni dapat dipastikan tidak akan gamang menghadapi dinamika industri kreatif karena dunia kreatif membutuhkan strategi, kecerdasan, serta kelenturan dalam menangkap setiap peluang, tanpa harus kehilangan karakter dan jatidiri.

Dunia hari ini yang ditandai oleh kecepatan teknologi, informasi, bahasa ekspresi, pemikiran, dan lain-lainnya mempengaruhi wilayah seni. Karena itu, tak ada cara lain bagi kita, para akademisi seni, untuk cepat tanggap terhadap situasi serba cepat tersebut, agar karya-karya seni dan pemikiran-pemikiran seni kita tidak ketinggalan, apalagi menjadi usang. ISI Yogyakarta memiliki potensi yang demikian besar untuk berpacu dalam kecepatan itu. Oleh karenanya, kami terus berupaya meneguhkan diri untuk semakin pantas berada di area panggung pendidikan, yang meliputi kompetensi penciptaan, pemikiran, dan pengelolaan seni.

Puncak peringatan Dies Natalis ISI Yogyakarta yang ke-29 ditandai dengan acara Ceremonial Dies Natalis ISI Yogyakarta XXIX bertempat di Concert Hall ISI Yogyakarta, yang dipimpin oleh Rektor ISI Yogyakarta, Prof. Dr. A.M. Hermien Kusmayati, serta dihadiri oleh anggota senat, dan seluruh sivitas akademika ISI Yogyakarta. Dalam acara tersebut Rektor ISI Yogyakarta juga menyampaikan sambutan dengan judul “Penguatan Kompetensi di Tengah Dunia Serba Cepat” serta pemaparan Pidato Ilmiah oleh Dr. Suastiwi, M.Des dengan judul “Memperbincangkan Desain dan Industri Kreatif: Membangun Kolaborasi untuk Mencapai Inovasi“.

Unduh [Download not found]