Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ISI Yogyakarta mengadakan Pameran Hasil Binaan dari hari Rabu, (16/12), sampai dengan Jumat, (18/12), bertempat di Gedung Serba Guna ISI Yogyakarta. Acara dibuka oleh Rektor ISI Yogyakarta, Prof. Dr. M. Agus Burhan, M.Hum., dan pengantar dari Kepala LPPM ISI Yogyakarta, Dr. Nur Sahid, M.Hum., serta Agung Wicaksana, M.Sn., selaku Ketua Panitia.

Dalam sambutannya Rektor ISI Yogyakarta menyampaikan bahwa dalam situasi pandemi Covid-19, masyarakat harus bisa menggali potensi seni. “Masyarakat punya potensi seni, skill bisa dimaksimalkan untuk berkarya,” ungkap beliau. Dalam konteks pameran hasil binaan ISI Yogyakarta, masa pandemi UKM Seni tetap berkarya. “Materi pameran ini dibuat saat pandemi Covid-19 masih berlangsung,” imbuhnya.

Pameran kali ini diikuti 24 Usaha Kecil Menengah (UKM) Seni dari 16 desa DIY dan Jateng dengan jumlah karya 150 buah. Pameran ini juga turut melibatkan 120 mahasiswa dan 40 dosen. Selain itu, 30 mahasiswa dan 30 dosen Program Pembinaan dan Pengembangan Wilayah Seni (P3Wilsen) dalam upaya pengabdian UKM Seni membina komunitas seni, instansi pemerintah.

(LPPM ISI Yogyakarta)