Seminar Nasional “Perguruan Tinggi Seni di Era Milenial”

ISI Yogyakarta bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Indonesia telah menggelar Seminar Nasional dalam rangka Dies Natalis ISI Yogyakarta yang ke-34 dengan tema “Perguruan Tinggi Seni di Era Milenial” pada hari ini, Selasa, 15 Mei 2018, bertempat di Concert Hall ISI Yogyakarta. Acara dibuka dengan sambutan Koordinator Acara, Dr. Suwarno Wisetrotomo, M.Hum., dilanjutkan dengan sambutan Rektor ISI Yogyakarta, Prof. Dr. M. Agus Burhan, M.Hum., sekaligus membuka acara seminar ini.

Seminar dibagi atas dua sesi, dengan sesi 1 menghadirkan narasumber Prof. dr. Ali Ghufron, M.Sc., Ph.D. (Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti) dan Yanuar Nugroho, M.A., Ph.D. (Deputi II Bidang Kajian Isu-isu Sosial, Ekologi, dan Budaya Strategis Kantor Staf Presiden RI) dengan narasumber Prof. Dr. Djohan, M.Si. Sedangkan untuk sesi 2 menghadirkan narasumber Dr. Agus Suwignyo, M.A., (Fakultas Ilmu Budaya UGM) dan Dr. Samuel Gandang Gunanto, S.Kom., M.T. (Fakultas Seni Media Rekam ISI Yogyakarta) dengan moderator Dr. Ni Nyoman Sudewi, SST., M.Hum.

Pembahasan mengenai generasi milenial tak lepas dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini. Generasi ini mengalami perkembangan teknologi dari munculnya telpon rumahan sampai perangkat smartphone, dari radio sampai pada internet. Kehidupan di dunia maya seperti status dalam media sosial elektronik adalah salah satu pembeda paling signifikan generasi ini terhadap generasi sebelumnya. Menurut buku “Millennial Nusantara: Pahami Karakternya, Rebut Simpatinya” karangan Hasanuddin Ali dan Lilik Purwandi, generasi milenial di Indonesia memiliki 3 karakter utama, yaitu: Creative, cenderung berpikir out of the box. Salah satu buktinya adalah tumbuh dan berkembangnya industri startup dan industri kreatif lainnya yang dimotori oleh anak muda. Confidence, sangat percaya diri, mereka sangat berani mengemukakan pendapat bahkan berdebat di media sosial. Connected, generasi ini sangat pandai berkomunikasi sehingga fasih menggunakan media sosial dalam mencari dan menjalin relasi (Ali & Purwandi, 2017).

Berdasarkan karakter generasi milenial ini, maka perkembangan teknologi informasi akan menjadi salah satu alat bantu utama dalam berproses dan berperan dalam setiap sisi kehidupan sosial dan pendidikan di era milenial.

Download Makalah :

PT Seni di Era Milenial part 1

PT Seni di Era Milenial part 2

PT Seni di Era Milenial part 3

PT Seni di Era Milenial part 4

Meneropong Cakrawala Melihat Pendidikan Seni di Jaman Baru 

Tantangan Pendidikan Tinggi Seni Era Milenial

Perguruan Tinggi Seni di Era Milenial

 

 

 

 

 

 

 

Share Button

Alamat

Rektorat / Kantor Pusat
Jl. Parangtritis Km. 6.5 Sewon
Bantul Yogyakarta 55188 Indonesia
Telp 0274-379133, 373659
Fax 0274-371233
E-mail arts@isi.ac.id
S 07° 51.087´ E 110° 21.459´
Facebook Page



ISI Jogja atau Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang berdiri sejak 23 Juli 1984 adalah sebuah lembaga pendidikan tinggi seni dengan status negeri penuh di bawah Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. ISI Jogja menyelenggarakan pendidikan S1, S2 hingga S3 dengan berbagai bidang seni terlengkap & terbaik di Indonesia.