Unit Urusan Internasional

Kegiatan Unit Urusan Internasional 2011

 1.       April  24-27 2011

Venue :  Holiday Inn,  Bandung
Acara   : Expanding Study Abroad Capacity in Indonesia
Workshop USIPP (US – Indonesia Program Partnership)

Workshop USIPP ini adalah yang pertama kali diadakan dan diprakarsai oleh IIEF (Institute of International Education Foundation) baik yang berpusat di Jakarta maupun di New York, AS. Ada 6 universitas negeri yang diundang dalam acara tersebut yaitu ISI Yogyakarta, Universitas Airlangga, UGM, UI dan IPB. Masing-masing perguruan tinggi diwakili oleh Ketua Urusan Internasionalnya. Delegasi ISI Yogyakarta adalah ketua Unit Urusan Internasional (U2I) yang baru saja dilantik oleh Rektor, yaitu Alvi Lufiani, M.F.A dan sekretaris U2I Retno Mustikawati, M.F.A. Pada kesempatan tersebut, ketua U2I memberikan presentasi tentang SWOT dari ISI Yogyakarta dan program-program kedepan yang akan dilaksanakan terkait dengan link internasional.

Workshop USIPP membahas mengenai pentingnya International Office di setiap Universitas/Perguruan Tinggi di Indonesia. Salah satunya adalah adalah untuk membuat jejaring, sehingga para staf pengajar di perguruan tinggi tersebut  mempunyai network di luar negeri. Ada beberapa sesi dalam acara workshop tersebut, diantaranya:

  • Dialogue on Higher Education in the US in the context of Internalization
  • Model s for study abroad (Reciprocal Education Exchange Program, Faculty-Led Program, Direct Enrollment, and Supervised Direct Enrollment)
  • Orientation and Service for students

Pada workshop kali itu dibentuk juga beberapa Working Group yang terdiri dari beberapa universitas/perguruan tinggi. ISI Yogyakarta, yang merupakan satu-satunya perguruan tinggi seni dari Indonesia yang terlibat, termasuk di dalam grup Arts, Culture dan Religion bersama tiga universitas lainnya yaitu Universitas Airlangga (Unair-Surabaya), Miami Dade College, Florida, US dan Chatham University, Pittsburg, US.

Acara workshop kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke universitas mitra (site visit). ISI sendiri dikunjungi oleh staf dari Chatham University, Miami Dade College dan Lehigh University. Dalam kunjungan tersebut para tamu tersebut sangat terkesan dengan hasil-hasil karya mahasiswa seni rupa dan semakin memantapkan niat mereka untuk melakukan kerja sama dengan ISI Yogya.

2.       Mei 27 – 29 2011

Venue  : Swiss Bell Hotel MedanAcara    : Pertemuan Direktur/Kepala Kantor Urusan Internasional Perguruan Tinggi di Indonesia
Penyelenggara : Biro Kerja Sama Luar Negri DIKTI

Acara di Medan kali ini lebih berupa presentasi dari para pakar universitas dalam dan luar negri tentang berbagai kiat untuk mengembangkan kantor internasional di masing-masing universitas. Dari dalam negeri diwakili oleh Ketua Kantor Internasional UGM, Ketua Kantor Internasional UI, Rektor ITB, sedang dari luar diwakili oleh Mr. Andrew Bain dari University of Adelaide, South Australia. Workshop ini sangat bermanfaat, khususnya bagi ISI Yogyakarta yang Unit Urusan Internasionalnya baru seumur jagung. Selain memperluas wawasan juga menambah jejaring baik di dalam maupun di luar negeri.

3.       July 7 2011

Venue  : Rektorat ISI, Jl.Parangtritis 6,5 Sewon Yogyakarta
Acara    : Visitasi dari DIKTI tentang Program Internasional

Walaupun ISI belum mempunyai kelas Internasional, tetapi karena Unit Urusan Internasionalnya cukup aktif dalam berbagai kegiatan terkait, maka ISI Yogyakarta tetap mendapat visitasi dari DIKTI untuk mengetahui perkembangan program-program terkini dalam hal internasionalisasi. Dalam visitasi tersebut, stafdari Dikti menyatakan bahwa segmentasi dari ISI sendiri sangat luas, sehingga ISI dimohon untuk segera mempersiapkan kurikulum dalam rangka memperkuat jaringan internasional.  salah satunya dengan  mempersiapkan kemampuan bahasa asing para mahasiswa. ISI Yogyakarta juga diminta untuk mempertimbangkan adanya program dual degree, mematangkan ppartnership dengan universitas-universitas luar negri yang selama ini sudah dilakukan serta terus menjaga MOU yang sudah dimiliki.

4.       July, 2011

Venue  : ISI Yogyakarta
Acara    : Sculpture Colaboration, antara seniman dari Australia-Indonesia (Yogyakarta)

Pada bulan July 2011, U2I menjadi host dari proyek kolaborasi instalasi antara pematung kenamaan dari Australia, Max Lyle dengan beberapa seniman dari ISI Yogyakarta, salah satunya staf pengajar dari jurusan patung, Drs. AB.Dwiantoro, M.S. Dalam kolaborasi tersebut, baik Max Lyle maupun pak Wiwi (panggilan Drs. Dwiantoro) sama-sama menggunakan medium bamboo sebagai material utamanya. Bamboo merupakan material yang sangat umum bagi kita, tetapi tidak bagi Max Lyle, yang berasal dari Australia. Hasil kolaborasi tersebut terlihat unik, segar dan mampu menawarkan sesuatu yang berbeda dalam dunia seni patung modern di Indonesia.

5.       July 3, 2011

Venue   : Rumah Pendowo, Pendowoharjo, Sleman, Yogyakarta
Acara     : U2I Gathering

Untik pertama kalinya setelah dibentuk, U2I mengadakan gathering, atau pertemuan dengan para international student, baik dari Dharmasiswa Program maupun yang regular. Gathering ini bertujuan untuk mempereat hubungan antara para international student maupun dengan pengurus U2I, sekaligus mencoba mencari masukan dari para mahasiswa asing tersebut terkait dengan program Urusan Internasional di ISI Yogyakarta. Segala masukan tersbut dirasa sangat berharga untuk meningkatkan kualitas U2I dimasa yang akan datang.

Dalam acara tersebut, sekaligus diadakan Farewell Party untuk Max Lyle, seniman dari Australia yang sehari sebelumnya mengadakan kolaborasi di ISI Yogya, beserta keluarganya. Acara gathering juga diisi dengan pertunjukan tradisional Jathilan yang dimainkan oleh para penari tradisional yang berasal dari desa wisata setempat serta suguhan makanan tradisional yang amat menggugah selera. Seluruh tamu merasa sangat terkesan dengan acara tersebut dan berharap dapat berkunjung lagi ke Indonesia di lain kesempatan.

6.       July 22 – 25, 2011

Venue    : Nusa Dua, Bali
Acara      : Working Group on Education
Joint Commission Meeting US- Indonesia

Ketua U2I ISI Yogyakarta, Alvi Lufiani,M.F.A beserta PR I ISI Yogya, Dr. M. Agus Burhan, M.Hum dan Sekretaris U2I, Retno Mustikawati, M.F.A berkesempatan mengikuti acara Joint Commission Meeting yang diselenggarakan oleh DIKTI dan US Departement of Education. Hadir juga Mentri Luar Negri AS Hillary Clinton yang turut menegaskan pentingnya hubungan bilateral di bidang pendidikan. Bagaimana meningkatkan jumlah mahasiswa, dosen, peneliti maupun seniman dari Indonesia ke Amerika dan selanjutnya.

Pada acara tersebut didatangkan juga para alumni Fulbright, beasiswa dari pemerintah AS, begitu juga para volunteer dari Peace Corps. Mereka diminta untuk berbagi cerita tentang peran nyata dan pengalaman pribadi mereka selama menjalani program tersebut.

Dari pihak delegasi Indonesia dipimpin oleh Wakil Mentri Fasli Djalal dan Dirjen Dikti, Djoko Santoso, rector UI, rector ITB, wakil rector Unair, Ketua Kantor Internasional UGM dan beberapa staf dari Biro Kerja Sama Dikti. Sedangkan dari pihak AS, diwakili oleh sekretaris Mentri Pendidikan AS, perwakilan Fulbright, Peace Corps dan US Embassy.

Inti dari acara tersebut adalah segera direalisasikannya berbagai program dalam rangka meningkatkan educational cooperation antara Indonesia-Amerika Serikat.

  • Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah memperkuat universitas Indonesia, menawarkan beragam kesempatan untuk research, academic recharging, exchange faculty member, research doctorate program, post doctorate, etc)
  • Bagaimana membuat satu cluster Indonesian University, sama halnya yang dilakukan di Amerika
  • Professor Indonesia diusahakan untuk dapat mengajar di Kelas/Program Indonesia atau yang terkait seperti South East Asia Studies. Intinya agar dapat mengajarkan lebih banyak tentang Indonesian Art di Amerika.
  • Adanya International Research Program dengan Multi Years Research

7.       Sept 2011 – January 2012

Sebagai salah satu implementasi dari MOU yang dibuat antara ISI Yogyakarta dan Ester Hazy Caroly College, Hungary, maka mulai dari September 2011 sampai January 2012, ISI Yogyakarta khususnya Fakultas Seni Rupa menerima 2 mahasiswa dari Ester Hazy untuk belajar tentang Seni Murni di ISI Yogyakarta. Sebaliknya, Ester Hazy juga menerima 2 mahasiswa doctoral Pasca Sarjana ISI Yogyakarta yang sedang menjalani program Beasiswa Sandwich di sana.

8.       Sept 21 – 23, 2011

Venue   : Rektorat ISI Yogyakarta
Acara     : Penandatanganan MOU antara ISI Yogyakarta dan Osaka Kyoiku University, Japan

Pada tanggal 21 September 2011 Rektor ISI Yogyakarta, Prof. Dr. AM. Hermien Kusmayati bersama Presiden University Osaka Kyoiku University (OKU), Japan  Prof. Akio Nagao dan wakilnya Prof. Takashi Shimeda, menandatangani MOU yang berisikan dimulainya kerjasama dalam bidang pendidikan seni antara ISI Yogya dan OKU Japan.

Osaka Kyoiku University sendiri adalah sebuah universitas pendidikan seperti halnya IKIP di  Indonesia. Konsentrasi mereka sendiri ada di berbagai bidang seperti science, humanities, dsb, tidak hanya arts. Mereka sangat senang dapat melakukan kerja sama dengan ISI Yogyakarta berdasarkan keunikan yang dimiliki oleh ISI.

Setelah penandatanganan, para tamu disuguhi recital cello oleh staf pengajar jurusan music, alumni dari OKU Japan, Drs. Asep Hidayat, M.Mus, pertunjukan etnomusik dari mahasiswa jurusan etnomusikologi, fakultas seni pertunjukan, ISI Yogya dteruskan dengan makan siang bersama Rektor ISI.

Keesokan harinya, kedua tamu istimewa tersebut berkesempatan berkunjung ke Candi Borobudur, menikamti sendratari Ramayana dan melihat pusat kerajinan keramik di Kasongan, Bantul, Yogyakarta

9.       September 11, 2011

Venue  : Rektorat ISI Yogyakarta
Acara    : Kunjungan delegasi RMIT (Royal Melbourne Institute of Technology) Australia

Unit Urusan Internasional (U2I) ISI Yogyakarta menerima kunjungan dari staf pengajar dan Assistant Director, Marketing and Business Development, serta Director of International Development Royal Melbourne Institute of Technology, Australia, yaitu Monika Engelhard,   Prof. Sand Helsel dan Prof. Rhett D’Costa. Maksud kedatangan mereka adalah melakukan penjajagan atas kemungkinan kerjasama antara ISI Yogyakarta, khususnya Fakultas Seni Rupa dan RMIT. ISI Yogya sendiri sebenarnya sudah pernah bekerja sama melalui program exchange faculty member. Salah satu dosen jurusan kriya, Dr. Ir. Yulriawan Dafri pernah melakukan kegiatan artist-in-residency di Adelaide, Australia dan mengambil beberapa short course di RMIT selain di University of South Australia. Sedangkan professor dari RMIT, khususnya bagian keramik, Kevin White, pernah menjadi staf pengajar khusus bagi para dosen fakultas seni rupa ISI Yogya yang sedang studi S2, atas kolaborasi antara ISI Yogyakarta-UGM-RMIT.

Dari kegiatan tersebut Kevin White merasa terkesan dengan hasil karya para dosen tersebut, maka ia mengusulkan RMIT untuk berkolaborasi dengan RMIT. RMIT sendiri merupakan salah satu universitas ternama di Australia. Selain itu juga mempunyai beberapa branch atau cabang di beberapa negara seperti di Abu Dhabi, Hongkong, Korea Selatan dan Vietnam. Seluruh cabang tersebut mempunyai kualitas dan kurikulum yang sama kualitasnya dengan pusatnya. Setelah meihat segala potensi yang dimiliki oleh ISI Yogyakarta, bukan tidak mungkin RMIT juga akan membuka cabangnya di Indonesia dengan berkolaborasi bersama ISI Yogyakarta.

10.   September 25 – 27, 2011

Venue  : Hotel Aryaduta, Makasar
Acara    : Rapat Kerja Dubes/WRI UNESCO dan Atase Pendidikan dengan Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri

Pertemuan yang diprakarsai oleh Biro PKLN (Pengembangan Kerja Sama Luar Negri) DIKTI ini boleh dikatakan langka, karena mampu mendatangkan beberapa Atase Pendidikan dari sejumlah negara ditambah dengan Dubes Indonesia untuk UNESCO.

Sungguh sebuah kesempatan emas bagi ketua U2I ISI Yogyakarta, karena dalam acara tersebut ketua U2I dapat beraudiensi, bertatap muka langsung dengan para atase pendidikan (atdik) tersebut mengenai berbagai hal terkait dengan pengembangan dan kerja sama dengan institusi di luar negri. Adapun para atdik yang hadir adalah atdik dari Australia, Amerika Serikat, Mesir, Saudi Arabia, Philiphina, Malaysia, India, Papua Nugini, Inggris, Belanda dan Germany. Para atdik memaparkan secara panjang lebar tentang berbagai kemungkinan tersebut dan kiat-kiat apa saja yang harus dipersiapkan supaya kita dapat memaksimalkan setiap kerjasama atau kolaborasi yang sudah atau akan kita miliki dengan perguruan tinggi luar negri, sehingga saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Seluruh atdik tersebut juga berjanji untuk membantu sebisa mereka, apabila institusi perguruan tinggi di Indonesia akan melakukan visitasi atau kerjasama dengan perguruan tinggi di Negara pos mereka masing-masing.

11.   Oct 6 – 16, 2011

Venue   : ISI Yogyakarta Fakultas Seni Pertunjukan
Acara     : Kunjungan 11 mahasiswa Tari dan 2 staf pengajar dari Srinkharinwirot University
Thailand, untuk kursus tari di Jurusan Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Yogyakarta

Selama lebih kurang sepuluh hari, sebanyak 11 mahasiswa jurusan tari dan 2 staf pengajar dari Srinakharinwirot University melakukan study wisata dan kursus dasar-dasar tari Bali dan Jawa di Jurusan Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Yogyakarta. Kursus tari itu sendiri merupakan bagian dari implementasi MOU yang telah dibuat antara ISI Yogyakarta dan Srinakharinwirot University, Thailand. Dalam waktu yang cukup singkat itu, para mahasiswa tari dari Universitas Srinakharinwirot mampu menyerap pelajaran tari dengan sangat baik. Hal itu terbukti dari performa yang mengesankan saat mereka mengadakan pentas kecil-kecilan untuk mempertontonkan kebolehan mereka dalam menari Jawa dan Bali. Para pengajar yang  terpilih untuk memberikan kursus singkat, diantaranya Dr. Bambang Pudjasworo, Dra. Heni Winahyuningsih, M.Hum, Dra. Erlina Pantja, M.Hum dan beberapa staf pengajar lainnya. Kursus tari itu sendiri dibagi 2, yaitu tari Bali dan Jawa mengingat waktu yang singkat.

Selain menari,para mahasiswa dan dosen tersebut juga berkesempatan melihat Fesival Kesenian Indonesia di Solo,melihat Sendratari Prambanan dan tentu saja berkeliling kota Jogja melihat-lihat keindahan kota dan berbelanja aneka souvenir khas Jogja.

12.   Oct 12, 2011

Venue   :  Rektorat ISI Yogyakarta
Acara     : Kunjungan Director International Center  Osaka Kyoiku University, Prof. Mukai Yasuhiko dan Rikako Takamatsu, Study Abroad Coordinator

Kunjungan Prof. Yasuhiko dan Rikako adalah untuk menindak lanjuti penandatanganan MOU yang telah dilakukan oleh rector ISI Yogya dan President University OKU, Japan. Salah satu implementasi yang akan segera dilakukan adalah exchange students kedua belah pihak, terutama dari jurusan music dan seni rupa.

13.   Oct 24, 2011

Venue  : Teras Concert Hall ISI Yogyakarta
Acara    :  Welcome Party untuk seluruh International Students

Setelah ditunda karena masih menunggu beberapa mahasiswa Dharmasiswa yang belum sepenuhnya datang, akhirnya U2I menyelenggarakan acara Welcome Party yang dihadiri oleh seluruh International Students di ISI, PR I, Dekan FSR, PD II FSP, Sekret. Jurusan Seni Murni dan Pengelola S2 ISI Yogyakarta.

Acara Welcome Party sendiri berlangsung meriah, karena seluruh international students diminta untuk membawa souvenir atau sesuatu yang  khas dari negaranya masing-masing, lalu mempresentasikannya di hadapan seluruh teman/undangan yang hadir. Ada juga yang bernyanyi atau meneriakkan yel-yel khas negaranya, sehingga membuat suasana terasa segar dan semakin mengakrabkan antara satu mahasiswa dengan lainnya. Seluruh undangan juga disuguhi oleh aneka refreshment dan makan siang khas tradisional Indonesia,sebagai upaya memperkenalkan budaya kuliner kita.

 14.   Oct 28 -30, 2011

Venue  : Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta
Acara    : Kunjungan Pemantapan dari Chatham University dan Miami Dade College, US

Setelah pada bulan May mengadakan kunjungan ke ISI Yogyakarta, dilanjutkan dengan video conference antara ISI Yogya, Unair, Miami Dade dan Chatham Univ., maka keempat university memutuskan untuk memulai project summer course mulai tahun 2012. Proyek pertama ini akan dilakukan dengan kedua universitas di AS mengirmkan sebanyak 25  mahasiswa, 3 profesor dan 1 videographernya ke ISI Yogya dan mereka akan mengikuti kuliah dengan mengambil beberapa kredit, terutama dari jurusan/ program studi Desain Interior dan Kriya. Dari jurusan kriya sendiri, para mahasiswa dari Amerika Serikat tersebut akan mengambil kelas Art Decorative (Ornamen), Batik dan Aristektur Tradisional.

Dalam rangka pemantapan program itulah, maka untuk kedua kalinya, wakil dari Chatham University, Prof. Galford Greg dan wakil dari Miami Dade College, Prof. Lyle Culver datang berkunjung ke ISI Yogyakarta, khususnya Fak. Seni Rupa untuk melihat-lihat berbagai fasilitas pendukung mahasiswa yang akan dipakai nantinya.

Kedua professor cukup puas dengan kunjungannya kali ini, selain itu mereka juga mengunjungi candi Borobudur, karena salah satu program dalam Summer Course 2012 itu nanti juga akan mendatangi candi legendaris tersebut.

 15.   Oct 27, 2011

Venue   : FSMR dan FSR ISI Yogyakarta
Acara     : Pelatihan Bahasa Indonesia bagi Mahasiswa Asing/Int. Student

Salah satu program yang baru pertama kali dilaksanakan oleh Unit Urusan Internasional (U2I) ISI Yogya adalah memberikan pelatihan bahasa Indonesia bagi mahasiswa asing yang ada di ISI Yogyakarta. Pelatihan atau kelas tersebut dibagi dua, yang lokasinya ada di Fak. Seni Rupa dan Fak. Seni Media Rekam. Staf pengajar adalah dosen bahasa Indonesia yang dimilki oleh masing-masing fakultas tersebut, didampingi oleh seorang rekan dosen.

Seluruh mahasiswa asing tersebut sangat antusias dengan kelas tersebut, karena mereka merasa sangat membutuhkannya dan sekaligus karena mendapat handout Bahasa Indonesia yang diberikan secara gratis.

 16.   Oct 29 – Nov 6, 2011

Venue   : Washington DC dan New York, AS
Acara     : US – Indonesia Higher Education Summit

Institut  Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta sebagai salah satu wakil perguruan tinggi seni, selain ISI Denpasar menjadi salah satu peserta dalam US – Indonesia Higher Education Summit yang diadakan atas kolaborasi Pemerintah Indonesia dalam hal ini Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi dengan Department of Education Amerika Serikat. Higher Education Summit yang dihadiri oleh rektor dan direktur dari 25 perguruan tinggi negri maupun swasta serta politeknik di Indonesia itu intinya adalah untuk semakin meningkatkan kerjasama dalam bidang pendidikan, inovasi-riset, seni-budaya, penerapan Community College dan memperbesar jumlah mahasiswa, dosen, peneliti, maupun seniman Amerika ke Indonesia maupun sebaliknya.

Agenda Program Summit itu sendiri terbagi menjadi beberapa bagian seperti Teacher Preparation, Community College & Vocational Education, Innovation and Research, dan Governance of Higher Education.  Khusus untuk ide Community College, Amerika Serikat ingin mempopulerkannya di Indonesia. Adapun di Indonesia sendiri, Community College mempunyai beberapa kemiripan dengan Politeknik, tetapi tentu ada beberapa hal yang berbeda. Di As, Community College dirancang untuk memnuhi kebutuhan industri, sehingga lokasinya pun kebanyakan dekat denga kawasan industri.  Setelah mahasiswa lulus, biasanya bisa langsung terserap ke industri-industri terkait tersebut. Selain itu rombongan juga melakukan beberapa kunjungan ke universitas di Amerika Serikat seperti John Hopkins Medical School, University of Maryland dan American University. Dari ketiga universitas tersebut, University of Marylandlah yang mempunyai keterkaitan khusus dengan ISI karena mereka juga mempunyai Departmen of Art yang cukup kuat.

Selain di Washington DC dan sekitarnya, Rektor ISI yang berangkat bersama ketua Unit of International  Affairs ISI Yogyakarta, Alvi Lufiani, M.F.A juga melakukan kunjungan ke kota New York yang ditempuh selama sekitar empat jam perjalanan darat. Di New York, mereka mengunjungi New York University (NYU), karena universitas tersebut juga mempunyai Department of Performing dan Visual Arts yang cukup kuat. Pada kesempatan tersebut, Rektor bersama ketua U2I melihat-lihat berbagai fasilitas yang ada, seperti perpustakaan, studio tari, studio seni rupa, panggung teater maupun dormitory atau asrama mahasiswa. Selain NYU, mereka juga berkesempatan melihat koleksi yang luar biasa dari MET (Metropolitan  Museum of Art). Museum tersebut memiliki jutaan koleksi dari berbagai belahan dunia, baik dari jaman sejarah awal sampai modern awal.  Dari Indonesia diwakili oleh ukiran-ukiran khas Papua, Batak, Toraja maupun perhiasan kuno dari Flores/Nusa Tenggara Timur. Kunjungan ke MET sungguh merupakan pengalaman visual yang sangat berharga, sekaligus belajar bagaimana mengelola penataan atau display karya sehingga menarik untuk dilihat. Dari MET, Rektor dan ketua U2I juga mengunjungi Highland,yaitu sebuah park atau taman yang terletak diatas jembatan. Idenya berasal dari bagaimana memanfaatkan bekas rel kereta atau subway yang sudah tidak terpakai atau terbengkalai, sehingga menjadi taman yang indah dan banyak dikunjungi masyarakat. Highland begitu unik, karena letaknya yang diatas jembatan,sehingga orang yang menontonpun dapat menyaksikat pemandangan yang ada dibawahnya, seperti kesibukan kora dan gedung-gedung maupun apartment  bertingkat. Pada saat musim panas atau summer, Highland ini menjadi pusat ekonomi rakyat karena banyak orang yang berjualan makanan minuman, dan wargapun memanfaatkan waktu luang mereka dengan bersantai di lokasi tersebut. Ide cerdas dan kreatif ini patut ditiru oleh pemerintah daerah di Indonesia yang mempunyai lokasi yang terabaikan dan tidak terawat menjadi berdaya guna dan bernilai ekonomis.

 17.   Nov 8, 2011

Venue   : Teater Arena Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogya
Acara     : Pembukaan Workshop Tari India Dalam Rangka 60 tahun Hubungan India-Indonesia

Ketua Unit Urusan Internasioanl (U2I) mewakili Rektor ISI Yogyakarta membuka secara resmi Workshop on Strengthening Indonesia-India Culture Relation pada tanggal 8 November 2011.  Kedutaan Besar India di Indonesia bekerja sama dengan Kementrian Luar Negri RI mengadakan serangkaian acara, termasuk workshop tari India, dalam rangka memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan India. Workshop tari India tersebut dilakukan di dua tempat yaitu ISI Yogyakarta dan ISI Surakarta. Workshop sendiri diimplementasikan dengan pementasan Ramayana dengan intrepretasi dari pihak India dan dimainkan oleh mahasiswa tari kedua institute seni.

 18.   Nov 9, 2011

Venue   :  Ruang Rektor ISI Yogyakarta
Acara     :  Meeting dengan Calon Dubes RI untuk Vatican, Rektor ISI Yk, Ketua U2I dan staf pengajar tari

Sebelum memulai menempati pos barunya sebagai Dubes RI untuk Vatikan, Bapak Budiarman menyempatkan diri untuk bersilahturahim dan berdiskusi singkat dengan Rektor ISIYogya untuk mencari masukan dan saran terkait dengan tugas barunya di Vatican, Roma.

Bapak Budiarman juga bermaksud untuk memantapkan secara teknis rencana muhibah seni dari Fak. Seni Pertunjukan yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Juni 2012 di Roma dan Venezia, Italy.

 19.   Nov 10, 2011

Venue  : Lobby Paseban, Hyatt Regency, Yogyakarta
Acara    : Sosialisasi Penawaran Kerja Sama Perguruan Tinggi AS dengan Perguruan Tinggi Indonesia

Ketua U2I ISI Yogyakarta bersama Pengelola S2 Pasca Sarjana ISI Yogyakarta menghadiri pertemuan sosialisasi penawaran kerja sama dari perguruan tinggi di AS ke perguruan tinggi di Indonesia. Pertemuan itu sendiri diprakarsai oleh ACCESS, sebuah lembaga konsultan pendidikan yang didirikan oleh Sampoerna Foundation, Jakarta. Hadir dalam sosialisasi tersbut wakil dari beberapa perguruan tinggi terkemuka di AS, seperti Harvard University, Syracuse Univ., Brown Univ., The George Washington Univ., Western Michigan Univ., Univ. of California San Diego dan beberapa universitas lainnya.

Sosialisasi itu memberikan manfaatyang banyak, karena selain memperluas jejaring luar negri juga semakin membuat nama ISI Yogyakarta dikenal di percaturan perguruan tinggi seni baik di AS maupun negara lainnya. Ada beberapa tawaran kerja sama maupun aktivitas dari beberapa universitas tersebut diatas khususnya yang memiliki department seni, seperti workshop, demo, exhibition, lecture maupun tentu saja pertukaran dosen dan staf pengajar, yang perlu ditindak lanjuti lebih lanjut.

Share

Alamat

Rektorat / Kantor Pusat
Jl. Parangtritis Km. 6.5 Sewon
Bantul Yogyakarta 55188 Indonesia
Telp 0274-379133, 373659
Fax 0274-371233
E-mail arts@isi.ac.id
S 07° 51.087´ E 110° 21.459´
Facebook Page



ISI Jogja atau Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang berdiri sejak 23 Juli 1984 adalah sebuah lembaga pendidikan tinggi seni dengan status negeri penuh di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. ISI Jogja menyelenggarakan pendidikan S1, S2 hingga S3 dengan berbagai bidang seni terlengkap & terbaik di Indonesia.