0274 - 379133, 373659

Era Digital: Peluang Dan Tantangan Bagi Pengembangan Perpustakaan

Saat ini masyarakat dan produk-produk teknologi informasi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Fenomena yang ada, menunjukkan bahwa masyarakat sangat bergantung kepada produk-produk teknologi informasi. Sebagai konsekuensinya banyak kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat ditopang oleh produk-produk teknologi informasi. Perkembangan teknologi informasi membawa masyarakat menuju era digital seperti saat ini. Informasi, ilmu pengetahuan, film dan lagu mulai disajikan dalam format digital. Hal ini dimungkinkan karena produk-produk teknologi informasi memungkinkan untuk memproduksi informasi, ilmu pengetahuan, film dan lagu dalam format digital. Terkait dengan informasi dan ilmu pengetahuan, perkembangan teknologi informasi menyebabkan informasi serta ilmu pengetahaun dapat diproduksi dan didistribusikan secara cepat. Informasi dan ilmu pengetahuan yang diproduksi dalam format tercetak dan digital dapat diproduksi dan distribusikan lebih cepat, baik dengan memanfaatkan kemajuan teknologi cetak jarak jauh, maupun dengan memanfaatkan teknologi lainnya. Kondisi seperti ini menyebabkan masyarakat semakin mudah dan memiliki peluang yang lebih besar dalam mengakses informasi. Masyarakat semakin dimanjakan dengan kondisi seperti ini karena semakin mudah dan cepat dalam mengakses informasi. Di era digital seperti ini, bagaimana peran perpustakaan sebagai lembaga yang berperan sebagai penyedia informasi bagi pemustaka. Apakah kemudahan yang ditawarkan oleh produk-produk teknologi informasi dalam menelusur informasi dan ilmu pengetahuan akan menyebabkan pemustaka meninggalkan perpustakaan? Atau sebaliknya keberadaan teknologi informasi dapat dioptimalkan untuk mendukung layanan yang diberikan perpustakaan selama ini?. Hal ini di jelaskan dalam acara. Seminar Nasional dengan tema “Era Digital: Peluang Dan Tantangan Bagi Pengembangan Perpustakaan” yang diselenggarakan pada Rabu, 5 Juni 2013, bertempat di Gedung Serba Guna ISI Yogyakarta. Pembicara dalam seminar ini adalah M. Solihin Arianto, S.Ag., SIP., M.LIS (Dosen Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga dan Kepala Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga) dan Umi Proboyekti, S. Kom., M.LIS  (Dosen ilmu komputer di UKDW Yogyakarta). Acara ini dipandu oleh moderator Bandono, SIP. Acara dimeriahkan dengan hiburan tari “selamat datang” dari mahasiswa ISI Yogyakarta dan dipandu oleh MC serbabisa Dra. Trisno  Trisusilowati, M.Sn.

Share Button

Alamat

Rektorat / Kantor Pusat
Jl. Parangtritis Km. 6.5 Sewon
Bantul Yogyakarta 55188 Indonesia
Telp 0274-379133, 373659
Fax 0274-371233
E-mail arts@isi.ac.id
S 07° 51.087´ E 110° 21.459´
Facebook Page



ISI Jogja atau Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang berdiri sejak 23 Juli 1984 adalah sebuah lembaga pendidikan tinggi seni dengan status negeri penuh di bawah Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. ISI Jogja menyelenggarakan pendidikan S1, S2 hingga S3 dengan berbagai bidang seni terlengkap & terbaik di Indonesia.